BENGKEL IDE & SOFTWARE
DIRAKIT BARENG MANUSIA + AI

BUKAN SOFTWARE HOUSE BIASA.

Kalau bisa
kalian yang
buat, kenapa
harus kami?

Bukan kami lepas tangan.
Kami temani kalian bikin.

Bangun aplikasi, sistem kerja, atau software bisnis kalian dengan AI. Nggak harus jadi programmer. Nggak harus sendirian.

Temani saya bikin

Lewat WhatsApp. Bawa masalahnya dulu, bukan brief teknis.

SCROLL UNTUK MULAI MERAKIT
IDE KALIANTENAGA AIDITEMANI ALUN2BUKAN SULAP. BISA DIPELAJARI.

01 / BAWA SATU MASALAH

NGGAK PERLU LANGSUNG
MENGUBAH DUNIA.

Kerjaan mana yang
harusnya nggak seribet itu?

Mulai dari yang kalian hadapi setiap hari. Pilih satu, lihat kemungkinan yang bisa kalian bikin.

PILIH SUMBER PUSING KALIAN ↓
INI BISA JADI BUATAN KALIAN.CONTOH / DEMO

Stok jelas. Kepala lega.

Catat barang masuk dan keluar, lihat sisa stok, dan tahu kapan harus belanja lagi. Satu tempat, bukan lima spreadsheet.

STOK / TOKO KALIAN
Kopi Arabika 250 gStok aman
12bungkus tersedia

Terakhir dicatat: 12 bungkus masuk.

Simulasi kecil, bukan aplikasi jadi. Data contoh, tidak disimpan.

Saya mau bikin yang begini

02 / CATATAN DARI KAMI

PULUHAN TAHUN
NGODING.SEKARANG NEMENIN KALIAN.

Bukan cerita tentang AI.
Ini tentang kalian.

PERIHAL: KENAPA KAMI MEMBUAT ALUN2

Dulu, kalian harus
minta kami bikinkan.
Sekarang, belum tentu.

Kami sudah puluhan tahun di industri programming. Menulis kode, membangun software, membongkar masalah, lalu membangun lagi.

Dulu, untuk mengubah ide menjadi sistem, kalian hampir selalu membutuhkan orang seperti kami. Bukan karena kalian nggak paham masalahnya. Kalian justru paling tahu. Tapi ada tembok di antara ide dan hasilnya: bahasa pemrograman, alat, dan kerumitan teknis.

Sekarang, tembok itu mulai runtuh. Dengan AI, kami yakin kalian bisa membuat apa yang dulu pernah kami buat. Dan terus terang, kami senang.

Kami nggak berbohong.
Dengan AI, semua bisa
membuat apa pun.

Itu keyakinan yang membuat kami membangun Alun2. Bukan untuk menjaga agar kalian selalu membutuhkan programmer. Justru supaya lebih banyak orang bisa mewujudkan idenya sendiri.

Bukan berarti sekali mengetik, semuanya langsung selesai. Membuat sesuatu berjalan dan membuatnya layak dipakai itu dua pekerjaan berbeda. Ada yang perlu dicoba, diperbaiki, diuji, dan dijaga.

Di situlah pengalaman kami berguna. Kalian membawa pemahaman tentang bisnis kalian. Kami membawa pengalaman membangun software. AI menjadi alat yang kita pakai bersama.

Kalian yang bikin. Kami di sebelah.

03 / PETUNJUK PERAKITAN

Bikin sendiri.
Bukan berarti sendirian.

Kalian nggak butuh semua jawabannya sekarang. Kita cari sambil jalan, satu langkah yang masuk akal setiap kali.

  1. 01

    Bongkar masalahnya.

    Ceritakan proses yang bikin capek. Kita pilih satu masalah dan tentukan hasil yang benar-benar berguna.

    BAWA CERITA, BUKAN SPESIFIKASI.
  2. 02

    Rakit bareng AI.

    Kalian ikut membuat. Kami bantu memilih alat, memberi arahan ke AI, memahami hasilnya, dan mengurai saat mentok.

    BELAJAR DARI MASALAH SENDIRI.
  3. 03

    Coba. Cek. Rapikan.

    Uji dengan alur nyata. Periksa akses, data, dan batasannya sebelum dipakai. Bahas juga cara merawatnya.

    JALAN DULU. LALU LAYAK PAKAI.

Targetnya bukan kalian hafal sintaks. Targetnya kalian paham apa yang kalian bangun.

04 / NGGAK USAH SUNGKAN

“Tapi,
saya kan…”

Nggak ada pertanyaan terlalu dasar.
Termasuk yang ini.

Saya sama sekali nggak bisa coding.

Nggak apa-apa. Kita mulai dari masalah yang kalian pahami, bukan bahasa pemrograman. AI membantu membuat kode; kami menemani kalian memahami langkah, memeriksa hasil, dan belajar seperlunya.

Saya pemilik bisnis, bukan orang teknis.

Justru pengetahuan kalian tentang pelanggan, tim, dan proses bisnis adalah titik awalnya. Kalian menentukan kebutuhan dan ikut mencoba hasilnya. Kami membantu menerjemahkannya menjadi langkah membangun yang masuk akal.

Kalau AI bisa, kenapa perlu Alun2?

Karena menghasilkan kode belum sama dengan menyelesaikan masalah. Pengalaman kami membantu menentukan apa yang perlu dibuat, mengecek hasil AI, dan mencari jalan saat mentok. Kalian tetap memegang kendalinya.

Berapa biaya dan waktu yang dibutuhkan?

Tergantung masalah, lingkup sistem, dan pendampingan yang dibutuhkan. Ceritakan dulu kebutuhan serta waktu yang bisa kalian luangkan. Kita bahas lingkup, biaya pendampingan, dan biaya alat AI atau hosting yang mungkin diperlukan sebelum mulai.

Bagaimana dengan data dan keamanan?

Mulai dengan data contoh, bukan data sensitif bisnis kalian. Pilihan alat, akses pengguna, penyimpanan, dan risiko perlu diperiksa bersama. Sistem yang menyangkut pembayaran atau data sensitif bisa membutuhkan pengujian dan bantuan spesialis tambahan.

Setelah jadi, kalau ada yang rusak?

Software tetap perlu dirawat. Cara mengelola akses, melakukan perbaikan, dan batas pendampingan lanjutan dibahas sesuai lingkup yang kita sepakati. Tujuannya kalian memahami sistemnya, bukan ditinggal dengan sesuatu yang asing.

NGGAK HARUS PUNYA IDE BESAR.

Satu masalah.
Satu obrolan.
Siapa tahu, jadi.

Ceritakan kerjaan yang harusnya nggak seribet itu.
Kita mulai dari situ.

Yuk, ngobrol di WhatsApp

Belum tahu mau bikin apa? Boleh juga.